Showing posts with label Fanfic DC. Show all posts
Showing posts with label Fanfic DC. Show all posts

Thursday, August 1, 2013

Kid's Gun

Pencinta Kaito kid pasti tau dong pistol kaito yang bisa ngeluarin kartu kartu itu.. Nih sekarang ada pistol realnya. Besarnya 1: 1. Jadi ukurannya sama dengan yang biasa Kaito pake. LIat deh gambarnya..


link

link

OVA 10 -Kid in the trap island

OVA 10 - Kid in the trap island

Dari web penjual yang aku baca, istol ini dijual dengan harga 24,98 dollar. Tapi entah mengapa, pistol ini "The seller doesn't ship to Indonesia."  Mungkin di blog ato web lain bisa. Bagi yang berminat silahkan beli. (beliin buat admin vaniachan.blogspot.com juga ya)


Friday, August 26, 2011

Fanfic ConanAi - Semuanya Hilang

Semuanya Hilang
Detective conan punya Abang Gosho.

Semua tekanan dari organisasi hitam itu sudah tidak ada lagi. Kini Conan dan Ai tidak perlu risau lagi. Hanya saja sebagian data mengenai APTX 4869 telah berhasil dilenyapkan. Tak terlalu banyak yang dapat diselamatkan. Itu lebih baik dari pada tidak ada sama sekali.

Sepulang dari kasus itu, Conan kembali berambisi untuk menjadi Shinichi. Ai senang melihat sahabatnya itu senang. Tapi ada sesuatu yang menusuk hatinya ketika melihat Conan bersama Ran. Menyebut nama Ran saja sudah membuatnya menjadi sedih. Entah kenapa.

Ai's POV
Kini aku sedang berada di ruang pengap bawah tanah bersama berbagai zat kimia yang aneh. Mataku kembali membaca data APTX 4869 dan aku mencoba mengingat bagaimana dulu aku membuatnya. Menyebut obat terkutuk ini, Bicara soal obat terkutuk, aku kembali teringat olehnya. Orang yang senasib dengannya. Dia selalu membuatku tenang dan dia berjanji akan selalu melindungiku.Aku memang orang terkutuk yang membuat orang lain menjadi sakit hatinya. Tapi aku bersyukur telah membuat obat ini. Aku bisa mengulang lagi masa kecilku yang suram. Kini aku bisa sedikit merasakan arti persahabatan dan cinta. Eh?
Aku tak tahu apa yang terjadi denganku. Ketika tubuhku mengecil, dialah nama yang pertama melintas dikepalaku. Saat aku hampir mati ditangan organisasi untuk ke dua kalinya, dia datang menyelamatkanku. Saat dia,, Saat dia.. Terlalu banyak kenangan indah bersamanya, Namun sebentar lagi, harus aku lupakan perasaan itu. Aku harus tahu diri. Tapi kenapa aku harus merasakan rasa sakit ini -lagi?-
Setelah ditinggal orangtuaku, kakak, dan sekarang.. aku yakin kamu akan pergi ke hati perempuan teman masa kecilmu itu.
hey hey.,, sudahlah.. Aku harus tegar, Aku bahagia melihatmu bahagia dengannya. Aku yang telah menghambat hubungan kalian. Aku juga yang bertanggung jawab mengembalikan kebahagiaanmu dengannya. Lagipula di ruang tamu, mungkin dia sedang harap harap cemas menunggu obat penawar ini..
Normal POV
Ai kembali melanjutkan eksperimennya, walaupun hatinya masih galau. Tik .. tik.. tik.. detik demi detik terus berlalu, Sampai akhirnya selesai juga obat ini. Tapi, kemungkinan berhasilnya kecil. Karena data yang kurang lengkap itu. Tapi sebagai seorang ilmuwan AI yakin ini pasti berhasil. Tapi untuk memastikannya, Ai harus mencobanya untuk dirinya sendiri. Dia tidak mungkin mencelakain orang lain untuk ke sekian kalinya.

Kapsul itu berada ditangan mungilnya. Ai memandangnya sejenak, menarik nafas dalam, lalu meneguknya.
Dan sakit sekali yang dia rasakan sekarang. Dan Ai berteriak.
Conan tersentak dan segera menuju ruang bawah tanah. Dia melihat Ai tergeletak dengan darah keluar dari mulutnya. Conan segera menghampirinya. Belum sempat dia bertanya, Ai sudah berkata, "Kudou-kun maafkan aku, karena aku telah gagal membuat antidote itu. Sepertinya aku telah membuat racun yang lebih mutakhir dari APTX itu. Aku sangat minta maaf. Aku mohon bahagialah dengan Ran. K..Karena dia sangat mirip dengan kakakku, Jangan pernah anggap aku ada. Maaf maaf maaf... Aku telah menghancurkan masa depanmu dengan obat ittu. Dan sekarang aku gagal mengembalikanmu. Aishiteru Kudou-kun..."
"AAAAAIIIIII....." Teriakan Conan memecah keheningan malam itu. Padahal baru saja dia ingin bicara dengan Ai, bahwa dirinya sudah tidak mungkin kembali lagi dengan Ran. Karena Ran sudah pergi ke Amerika dengan Dr Araide. Dab sejak dirinya menjadi Conan, dia mulai merasakan hal yang berbeda dengan Ai. Dan hal itu jauh berbeda dengan perasaannya kepada Ran. 

Conan's POV
Kenapa.. kenapa.. kenapa aku harus kehilangan orang orang yang aku sayangi? Apa aku benar benar dikutuk menjadi magnet mayat dan misteri? Ah.. apa yang harus aku lakukan?


OoOoOoOoOoOoOo

Aku pernah baca fic yang jalan ceritanya ga jauh dari ini. Tapi aku tambah tambahin sedikit. Aneh ya ceritanya? Namanya juga baru belajar. *ditimpuk* Aku bikin fic ini soalnya di statistik banyak yang nyari fic ConanAi sama ShinRan. Nanti deh aku buatin ShinRan. Tapi kayanya ceritanya ga akan seru. Soalnya aku pengennya conan itu sama Ai jangan sama Ran. *deathglare dari para ShinRan*. Ya sudah. Kalau yang punya ide cerita tolong komen ya?

Sunday, August 21, 2011

The right time to forget you


I've never been this happy before
Until you came to me and smiled at me
I've never felt these feelings before
Until you shared your tears and laugh to me

You make me realized something
Something I couldn't describe
You taught me one thing
Which people say it love

But then I realized
That you didn't feel the same way
You have already got
Someone who can put your tears away

I know this is the right time to forget you
After one year long struggling with this crush
So why do I still have this feelings ?
I just want them to end

But what should I do
When they keep cominhg back again ?
They won't go away
No matter how hard I try

I don't know what am I supposed to do
I cannot tell you
Because I know that you'll just turn and walk away
So I'd rather break down and cry




Pas lagi baca fanfic (punya -hanny tsukiyomi aku cuma copy paste) nemu puisi ini. Ceritanya ini puisi dari Ran yang patah hati ngeliat si Shinichi memilih Shiho.. n.n